Kesalahan yang Banyak Dilakukan Pebisnis Pemula dalam Mengelola Keuangan

Terjun dalam dunia bisnis bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Selain pesaing yang ketat, ada banyak hal lain yang bisa berdampak buruk pada bisnis. Bisnis bisa saja mengalami gulung tikar akibat masalah keuangan. Tidak bisa mengelola keuangan dengan baik, sudah pastinya masalah satu ini muncul. Sebagai pebisnis, terutama pemula mengelola keuangan itu sangat penting. Salah satu kunci agar bisa sukses dalam menjalankan bisnis yaitu harus bisa mengelola keuangan dengan bijak. Begitu juga, para pebisnis yang sudah sukses, mereka bisa mengelola keuangan bisnis dengan baik. Namun, masih banyak saja kesalahan yang dilakukan oleh pebisnis pemula dalam mengelola keuangan sehingga bisnis bangkrut. Ini dia kesalahan-kesalahan yang banyak dilakukan oleh pebisnis pemula dalam mengelola keuangan yang harus Anda ketahui.

Mencampurkan uang pribadi dan usaha

Kesalahan yang banyak dilakukan pebisnis pemula dalam mengelola keuangan adalah mencampurkan uang pribadi dan usaha. Mencampurkan uang pribadi dan usaha merupakan tindakan yang tidak boleh dilakukan. Tidak boleh melakukan hal ini dikarenakan, bisa saja uang yang seharusanya digunakan untuk keperluan bisnis tanpa disadari terpakai untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Ini dikarenakan tidak tahu pasti berapa banyak uang pribadi yang seharusnya digunakan. Dengan begitu, ketika ingin membeli kebutuhan bisnis, bukan tidak mungkin uang usaha tinggal sedikit. Jadi, buatlah dua rekening yang berbeda atau terpisah.

Memberikan diskon berlebih-lebihan

Dalam dunia bisnis sudah pastinya akan banyak para pesaing. Banyak pesaing, bukan berarti membuat Anda terjun bebas memberikan diskon berlebih-lebihan pada konsumen. Diskon bisa menjadi salah satu alat untuk menarik daya tarik konsumen agar tertarik untuk membeli produk Anda. Namun, memberikan diskon yang berlebih-lebihan bisa berdampak buruk pada keuangan bisnis. Akibat membuat diskon yang besar-besaran atau berlebihan, bukan membuat Anda untung tapi bisa buntung. Tidak hanya rugi secara finansial tapi kualitas produk juga dinilai tidak baik oleh konsumen. Pikirkan terlebih dahulu dengan baik-baik disaat Anda akan memberikan diskon untuk konsumen.

Membiayai kebutuhan bisnis menggunakan uang pribadi

Kesalahan ketiga yang banyak dilakukan para pebisnis pemula dalam mengelola keuangan yaitu membiayai kebutuhan bisnis menggunakan uang pribadi. Membiayai kebutuhan bisnis menggunakan uang pribadi tidak disarankan dalam bisnis. Jika Anda memutuska menggunakan uang pribadi untuk membayar kebutuhkan dan menggunakan kartu kredit, ini akan membuat Anda kesulitan dalam membuat laporan keuangan. Untuk itu, sebisa mungkin hindari memenuhi kebutuhan bisnis menggunakan uang pribadi tapi gunakan uang yang memang untuk bisnis. Pastikan semua kebutuhan yang diperlukan untuk bisnis seperti biaya meeting, alat bisnis, atau hal-hal yang berhubungan dengan bisnis, menggunakan uang bisnis bukan pribadi.

Melupakan kas untuk mendatang

Terjun dalam bisnis, modal yang dibutuhkan tidak hanya untuk diawal bisnis saja. Membuat kas untuk mendatang, tidak kalah pentingnya untuk dibuat perencanaan di dalam mengelola keuangan. Adanya kas, bisa digunakan ketika kondisi bisnis sedang berada di ujung tanduk agar bisnis tidak benar-benar gulung tikar. Tanpa adanya kas untuk mendatang, bukan tidak mungkin jika bisnis sudah mau gulung tikar tidak ada modal untuk kedepannya. Namun, kesalahan ini banyak dilakukan oleh pebisnis pemula dalam mengelola keuangan yaitu melupakan membuat kas untuk mendatang.

Mengelola keuangan itu sangat perlu dipertimbangkan dengan sebaik-baiknya. Jadi, sebagai pemula sebaiknya cari informasi terlebih dahulu bagaimana cara mengelola keuangan bisnis yang baik. Untuk meminimalisir masalah keuangan, ada baiknya hindari kesalahan-kesalahan di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *